Skip to main content

~dimandikan malaikat~


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ


Relakanlah perpisahan kita ini
Iringilah pemergian daku nanti
Dengan doa yang tidak henti
Moga Islam terus berdiri

Usapilah genang air mata kasih
Senyumanmu penguat semangat daku
Andai kita tak jumpa lagi
Ku semai cintamu di syurga

Berpisahlah dua jiwa
Meninggalkan kuntum cinta
Mekar di istana taqwa
Menyahut panggilan Allah



Dengan nama-Mu Allah yang Maha Gagah
Langkahku atur pasrah daku berserah
Menangkanlah kaum muslimin
Hancurkanlah kaum musyrikin

Handzalah pergi ke medan jihad
Bersama dengan para sahabat
Bertempur hebat penuh semangat
Sehingga dia syahid akhirnya

Turunlah malaikat ke bumi
Mandikan jasadnya simpati
Sucilah jasadnya mewangi
Diarak rohnya ke Firdausi

Hening malam menyaksikan
Korban cinta dua insan
Baru diijabkabulkan



Rela menyahut seruan
Demi Islam ditegakkan
Jihad menjadi pilihan

~Handzalah..sahabat Nabi saw yang baru berkahwin lalu syahid dalam Perang Uhud dan mendapat keistimewaan dengan dimandikan oleh malaikat~

betapa hebat kisah perjuangan sahabat Nabi dalam mempertahankan agama suci Islam..beliau baru sahaja berkahwin lalu mendapat tahu perang akan berlaku..tanpa berlengah,beliau pergi berjuang di medan jihad hingga gugur syahid..

terasa malu dengan sikap sendiri dalam menegakkan agama suci Islam bila membaca kisah-kisah perjuangan sahabat-sahabat Nabi saw..iman yang mantap dan berjuang kerana Allah..tapi diri saya sendiri,selalu cepat mengalah bila ditimpa musibah..sedangkan musibah yang diterima amat kecil berbanding dengan yang diterima Nabi Muhammad saw juga para sahabatnya..MasyaAllah..

~Ya Allah..ampunilah hambaMu yang kerdil ini~

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) 'Arsy yang mulia. Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung. Dan katakanlah: "Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik."
[Surah al-Mu'minuun 23:115-118]









Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

~i'm the chosen one~

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ alhamdulillah..it's the precious moments I've ever had besides it's improving my soft skills..I've got a lot of knowledge and friends during the program.. now,lets reveal the program..What is that program?actually, it is the program of young women engineers of IEM-UTM that launched in UTM..and of course,it's the first time launching in UTM.. the program consist of 3 section which every section have the activities from an experienced engineers..It was about the leadership,success and failure..The engineers are IR June Lau Yuk Ma and Dato' IR Hj. Ahmad Murad Hj. Omar..They're ex-UTM..Can you imagine how much happy I am to get know the successful persons and they're just in front of your eyes??speaking casually without formality??Wah!it's really the precious moments for me.. alhamdulillah..i'm the chosen one.. p/s:to be continued.. or you may click here for more information: nhmy wani .. on the road of success the...

~ choice ~

بسم الله الرحمن الرحيم

~Matahari-Palestina~

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ assalamualaikum w.b.r. senyap sunyi saya di sini..lama rasanya x menulis..rindu..saya juga sedang rindu pada kenangan dengan sahabat2 saya di UTM..ada yang bercadang mahu menyambung pelajaran, ada juga telah mendapat tawaran kerja..itulah serba sedikit hidup yang patut dilalui semua orang setelah tamat pengajian..benar,kan?namun, kita di sini sangat damai dan tenang dalam melalui kehidupan, tidak seperti saudara-saudara seIslam kita di luar sana yang senantiasa berperang untuk menegakkan Islam.. ku telusuri kehidupan mereka di kaca-kaca tv hatiku terusik melihat penderitaan mereka tapi aku kagum semangat mereka mempertahankan agama suci ini walau dengan batu-batu kecil di tangan maluku dengan diriku pengecut ini tiap hari mereka bermandikan darah aku selesa menuntut ilmu di sini mereka siapa? aku siapa? mereka seaqidahku mereka saudara-saudaraku kenapa sikit sekali aku peduli? mereka sakit aku cuma mampu melihat mereka derita namun sikit sekali hulura...